DOSEN FTKOM MENGIKUTI LOKAKARYA PENULISAN PROPOSAL HIBAH PENELITIAN MONO-TAHUN DAN MULTI-TAHUN

Kamis, 01 Agu 2019, 10:08:31 WIB - 23 View
Share
DOSEN FTKOM MENGIKUTI LOKAKARYA PENULISAN PROPOSAL HIBAH PENELITIAN MONO-TAHUN DAN MULTI-TAHUN

UNCP-Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) bekerjasama dengan Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) menggelar kegiatan Lokakarya Penulisan Proposal Hibah Penelitian Mono-Tahun dan Multi-Tahun pada hari Minggu 28 Juli 2019 di Aula Gedung B Kampus I UNCP. 

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen-dosen lingkup UNCP maupun dosen-dosen perwakilan kampus yang ada di Kota Palopo. Fakultas Teknik Komputer (FTKOM) mengutus dosennya antara lain Rusmala, Nirsal, Besse Helmi Mustawinar, Suhardi, Desak Made Ristia Kartika. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Prof. Dr. Ir. Abu Bakar Tawali, beliau merupakan Reviewer Nasional DRPM Kemristekdiki dan juga merupakan dosen di Universitas Hasanuddin Makassar.

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman lebih mendalam kepada bapak ibu para dosen terkait penulisan proposal hibah penelitian yang lebih tepat. Materi dalam kegiatan ini yaitu tentang Tipologi Riset dan tata cara pengajuan proposal hibah penelitian.

Dalam pemaparan materi Lokakarya oleh Prof. Dr. Ir. Abu Bakar Tawali ini, beliau menyampaikan bahwa bagi dosen, meneliti itu merupakan suatu kewajiban yang harapannya dari hasil penelitian itu mampu menghasilkan suatu produk yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Disamping itu, beliau juga menjelaskan bahwa jenis penelitian itu terbagi tiga; yang pertama adalah penelitian dasar yang outpunya ialah publikasi, seminar dan buku.

Kemudian yang kedua adalah penelitian terapan, outputnya adalah produk artinya bahwa harus ada produk yang dihasilkan. Dan yang ketiga yaitu penelitian pengembangan artinya bahwa setelah ada produknya, maka dikembangkan dan di uji cobakan di lapangan supaya bisa diaplikasikan oleh masyarakat. Penelitian pengembangan ini outputnya masuk ke masyarakat atau dunia usaha. Dengan kata lain dapat bermanfaat bagi masyarakat.